MARWAH DITELAN EGO
Di gambar ini Karton berbentuk mobil penegak hukum dibuat untuk menakuti manusia yang ingin melanggar hukum.
The learning point is?
konsistensi penegakan hukum yg profesional dan proposional dgn sendiri akan membuat gambaran atau simbol dirimu saja! dihargai dan disegani.
banyak sekali kekecewaan melihat marwah dari simbol hukum semakin memudar di negara ini, hal ini bukan tak berdasar, efek domino dari kebijakan yang dinilai efektif sesaat seperti penyelesaian perkara menggunakan materai, panggung publik speaking yg kurang baik, tugas pokok dicampuri hal2 berbau politik, intervensi dan efek monopoli karir, money oriented, justru membantu percepatan menuju situasi yg chaos di internal.
pokok pikir saya terhadap hal itu berakar dari situasi yg terjadi saat ini, seperti 80% anggota pelaksana utama dipastikan memiliki persepsi fixed mindset. dimana lebih nyaman di zona aman tanpa berkembang krn perkembangan karir atau kesejaterahan lebih potensial dan gampang di dapatkan diluar institusi. ya semua akan berpikir realistis terhadap kehidupan....
mungkin tidak semua yg berpendapat sama dengan saya, entah krn mereka sekarang ada di zona nyaman atau di zona yang dikritisi namun hal tersebut adalah bentuk kecintaan saya terhadap masa depan marwah dan tentu saja marwah itu dibutuhkan oleh penegak hukum untuk membantu tugas2nya menjaga stabilitas.
saya cukup terkesan dgn transparansi pusat yg sudah mulai memikirkan masa depan namun di level lain itu cuma retorika murahan.
yayaya kekuwatiran level menengah membuat ini menjadi tradisi dan patut dimaklumi.... hahahha sayang uang boleh banyak namun justru uang tidak bisa membeli nama baik yg tercemar akibat trust building yg di gagalkan sendiri oleh batu pondasi yg harusnya kokoh menopang beban berat anak bata yg akan tersusun rapih jika pondasinya kokoh..
semoga Tuhan menolong
Komentar
Posting Komentar